Kenapa “tambal genteng” saja sering tidak menyelesaikan masalah
Kebocoran atap yang berulang meski sudah beberapa kali diperbaiki biasanya menandakan sumber masalahnya bukan di genteng, melainkan di talang, sambungan atap-dinding, atau retak rambut pada dak beton yang tidak terlihat dari bawah. Mengganti genteng di titik yang salah hanya menunda masalah sampai musim hujan berikutnya.
Pendekatan kami di Pemborong Bangunan Karawang selalu dimulai dari inspeksi menyeluruh, dan untuk kasus yang sumbernya tidak jelas secara visual, kami menggunakan kamera termal untuk melihat pola kelembapan di balik plafon dan dinding, teknik yang jauh lebih akurat dibanding menebak berdasarkan lokasi noda air yang terlihat di permukaan.
Menentukan anggaran realistis
Untuk perbaikan atap skala kecil-menengah (penggantian sebagian genteng, perbaikan talang) di Karawang, kisaran Rp9–20 juta biasanya cukup. Untuk waterproofing dak beton skala penuh atau perbaikan struktur atap yang lebih luas, biaya bisa mencapai Rp35–60 juta tergantung luas area dan tingkat kerusakan rangka.
Komponen yang sering luput dari perkiraan awal: biaya perkuatan rangka atap yang ternyata sudah lapuk (baru terlihat setelah genteng dibuka), dan biaya scaffolding atau akses kerja untuk atap dengan kemiringan curam atau ketinggian tertentu.
Memilih sistem waterproofing yang tepat
Ada beberapa jenis sistem waterproofing yang kami pakai tergantung kondisi area: membran bakar (torch-applied) untuk dak beton dengan trafik rendah, coating cair (polyurethane atau acrylic) untuk area yang butuh fleksibilitas terhadap retak rambut, dan sistem integral untuk campuran beton baru. Pemilihan sistem yang tepat sepenting kualitas aplikasinya, sistem yang bagus tapi diaplikasikan di kondisi yang salah tetap akan gagal dalam waktu singkat.
Kenapa garansi waterproofing kami lebih panjang dari pekerjaan lain
Kegagalan waterproofing biasanya baru terlihat setelah melewati minimal satu musim hujan penuh, kadang lebih. Garansi 24 bulan yang kami berikan mencakup setidaknya dua musim hujan berturut-turut, cukup waktu untuk membuktikan sistemnya benar-benar bekerja, bukan sekadar terlihat kering di hari serah terima.